LAPORAN MINGGUAN 2 MICROPROCESSCOR

LAPORAN MINGGUAN 2

PRATIKUM MICROPROCESSOR

Pemrograman Assembler II

 

 

 

NAMA          : WINARNI SARI

NO BP          : 1001081041

PARTNER   : MERLIN KUSUMA EFENDI

                        RENI FATIMAH

KELAS         : TK 2A

PROD           : T.KOMPUTER

JUR               : T.INFORMASI

POLITEKNIK NEGERI PADANG

2012

Pemrograman Assembler II

  1. A.    Dasar Teori

Secara umum struktur penulisan suatu segment dapat dilukiskan sebagai berikut:

[Nama Segment] segment

ASSUME CS:[Segment] DS:[Segment] SS:[Segment] ES:[Segment]

Org 100h

[label]: [Program ASM]

[nama segment] ends

End [label]

Penulisan awal program juga ditentukan oleh ekstensi program COM atau EXE

Pada Penulisan program .COM  pemberian Org 100h, merupakan awal mulai menulis program pada alamat 100h. Hal ini hanya berlaku untuk program yang berektensikan com, karena 100h alamat sebelum digunakan untuk PSP (program segment prefiks). Disamping itu juga Org menujuk lokasi memori tertentu dari suatu segment.

Penulisan Assume cukup dituliskan 1 segmen saja, yaitu

Assume CS:Code_Seg

Tetapi bila menuliskan program .EXE, penulisan segmen harus benar-benar menunjukkan arah yang benar, contoh:

Assume CS:Code_Seg DS:Data_Seg SS:Stack_Seg ES:0b800h

Org 0h

Syarat Label:

–          Harus unik

–          Maksimal 31 karakter

–          Karakter yang boleh digunakan:

  • Alphabet
  • Angka
  • Tanda Dollar ($)
  • Tanda Tanya (?)
  • Titik (.)
  • Tanda satuan (@)

–          Bukan merupakan suatu perintah assambler

–          Label hanya dapat didefinisikan satu kali dalam program

Mendefinisikan variabel

Pada bahasa assambler, variabel dibagi menjadi 2 jenis:

  1. variabel yang dapat dimodifikasi isinya
  2. variabel yang tidak dapat dimodifikasi isinya

Variabel yang dapat dimodifikasi isinya

Variabel ini adalah variabel yang memakan tempat pada memori.

Adapun besaran-besaran variabel tersebut adalah

–          DB (Define Byte), mendefinisikan variabel per Byte

–          DW (Define Word), mendefinisikan variabel per Word (2 Byte)

–          DD (Define Double Word) mendefinisikan variabel per 2 Word (4 Byte)

Tata penulisan variabel jenis ini adalah

Label (DB/DW/DD) [Isi Variabel]

Contoh

Satu db ‘Aku adalah anak gembala $’

Dua db 1234h

Tiga db 12h

Variabel yang tidak dapat dimodifikasi isinya

Variabel ini digunakan untuk menggantikan besaran tertentu dengan menggunakan kata equ dan variabel ini tidak menggunakan memori.

Contoh penggunaan variabel ini adalah

Satu equ 2190h

Dua equ 2323h

Int 21h service number 09h

Interupt ini digunakan untuk mencetak suatu kalimat, dengan syarat-syarat sebagai berikut

–          Masukkan service number interupt pada register AH

–          Masukkan segment dari variabel tempat menampung kalimat yang akan dicetak ke register DS dan offsetnya ke register DX.

–          Kalimat yang akan dicetak harus diakhiri dengan tanda $ (dollar)

 

  1. B.      Alat dan Bahan

Alat dan bahan (perangkat lunak) yang digunakan adalah

–          PC

–          Perangkat lunak Turbo Assambler

  1. C.    PRATIKUM
    1. 1.      Membuat aplikasi program

Langkah-langkahnya adalah :

  1. Masuk ke run > cmd > enter > edit. Ketikkan kode program dibawah ini

Code_seg segment

Assume CS:Code_seg

Org 100h

 

Start: jmp hapus

kunci db ‘Masukkan Password : $’

betul db 13,10,’Password Anda Betul’,13,10,’$’

salah db 13,10,’Password Anda Salah’,13,10,’$’

hapus:        mov ah,07h

mov ch,00

mov cl,00

mov dh,56

mov dl,100

mov bh,07h

int 10h

input:         mov ah,09h

mov dx,offset kunci

int 21h

mov ah,01h

int 21h

cmp al,’A’

je keluar

mov ah,09h

mov dx,offset salah

int 21h

loop input

keluar:       mov ah,09h

mov dx,offset betul

int 21h

int 20h

Code_seg Ends

End Start

  1. Klik menu file > save as (tempatkan file pada direktori>. File > exit

Kembali ke : system DOS

Ketik TASM (nama file).asm

Ketik TLINK/T (nama file) enter

Maka file akan berada pada format DOS serta asm, dan obj.

  1. Tampilkan hasil program dengan double klik pada file dengan format DOS.
    1. 1.      Mencetak karakter

    Langkah-langkahnya adalah.

    1. Masuk ke run > cmd > edit. Ketikkan kode program berikut :

    code_seg segment

    assume cs:code_seg

    org 100h

    awal:    mov ah,06h

    mov cx,0

    mov dl,99

    mov dh,100

    mov al,0

    mov bh,07

    int 10h

     

    mov ah,02

    mov bh,0

    mov dh,1

    mov dl,1

    int 10h

    mov ah,09h

    mov al,41h

    mov bl,0ah

    mov cx,1

    mov bh,0

    int 10h

     

    mov ah,02

    mov bh,0

    mov dh,1

    mov dl,2

    int 10h

     

    mov ah,09h

    mov al,42h

    mov bl,0bh

    mov cx,1

    mov bh,0

    int 10h

    int 20h

     

    code_seg ends

    end awal

     

    1. Klik menu file > save as (tempatkan file pada direktori>. File > exit

    Kembali ke : system DOS

    Ketik TASM (nama file).asm

    Ketik TLINK/T (nama file) enter

    Maka file akan berada pada format DOS serta asm, dan obj.

    1. A.    PERTANYAAN
      1. 1.      Interupt apa saja yang digunakan :
        1. Int 20h

                Int ini mempunyai tugas memberhentikan proses komputer terhadap            suatu program.

    1. Int 21h

    Int 21h mempunyai banyak tugas sehingga dibagi menjadi berbagai macam service number. Service 02h merupakan bagian tugas Int 21h yang sering dipakai yaitu untuk mencetak sebuah huruf ke monitor.

    1. Int10h

    Int 10h mengubah mode video pada register AL serta mengubah ukuran cursor, contoh dengan cursor jadi satu blok.

    1. Buat aplikasi menampilkan 3 pilihan menu A s/d Z, angka 1 s/d 26 dan A s/d secara diagonal.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: